Selasa, 02 September 2014

BESARAN DAN SATUAN KELAS X MIA

Topik : Satuan dan Dimensi
Kelas : 10 MIA 1

1) Pernyataan berikut berkaitan dengan besaran tekanan:
(1) gaya persatuan luas
(2) gaya persatuan volum
(3) energi persatuan volum
(4) energi persatuan luas
Pernyataan yang benar adalah....
A. 1 dan 2
B. 1 dan 3
C. 1 dan 4
D. 2 dan 3
E. 3 dan 4

2) Satuan percepatan adalah....
A. meter.sekon−2
B. meter−2 . sekon
C. kilogram.meter.sekon−2
D. kilogram.meter−2 .sekon
E. kilogram. (meter.sekon)−2

3) Untuk menyatakan satuan daya dalam SI digunakan watt. Dalam sistem MKS satuan ini dinyatakan sebagai....
A. kg.m2 .s−3
B. kg.m2 .s3
C. kg−1.m−2 .s3
D. kg−1.m−2 .s3
E. kg−1.m2 .s−2

4) Satuan-satuan berikut dapat digunakan untuk menyatakan besar momen gaya yang bekerja pada suatu benda:
(1) newton.meter
(2) dyne.cm
(3) joule
(4) erg
Yang benar adalah...
A. 1, 2 dan 3
B. 1 dan 3
C. 2 dan 4
D. 4
E. 1, 2, 3 dan 4

5) Lintasan suatu benda yang bergerak dinyatakan dengan persamaan y = A + Bt + Ct2, dengan y dalam meter dan t dalam sekon. A, B dan C adalah konstanta-konstanta. Satuan C adalah....
A. m.s−1
B. m.s−2
C. m.s
D. m−1.s
E. m

6) Besaran yang memiliki dimensi ML2T−3 adalah....
A. momentum
B. tekanan
C. usaha
D. gaya
E. daya

7) Hasil kali massa dengan kecepatan adalah momentum. Dimensi momentum adalah....
A. [MLT3]
B. [MLT2]
C. [MLT]
D. [MLT−1]
E. [MLT−2]

8) Perhatikan besaran-besaran berikut ini.
(1) gaya
(2) daya
(3) berat
(4) energi
Besaran-besaran dengan dimensi yang sama adalah....
A. 1 dan 2
B. 1 dan 3
C. 1 dan 4
D. 2 dan 3
E. 2 dan 4

9) Perhatikan besaran-besaran berikut ini.
(1) massa jenis
(2) usaha
(3) tekanan
(4) energi kinetik
Besaran-besaran dengan dimensi yang sama adalah...,
A. 1 dan 2
B. 1 dan 3
C. 1 dan 4
D. 2 dan 3
E. 2 dan 4

10) Perhatikan besaran-besaran berikut ini.
(1) tekanan
(2) momen gaya
(3) usaha
(4) berat
Besaran-besaran dengan dimensi yang sama adalah...
A. 1 dan 2
B. 1 dan 3
C. 1 dan 4
D. 2 dan 3
E. 2 dan 4

11) Perhatikan tabel berikut ini!
No.BesaranSatuanDimensi
1.
2.
3.
Momentum
Gaya
Daya
kg m s−1
kg m s−2
kg m2 s−3
[MLT−1]
[MLT−2]
[MLT−3]
Dari tabel di atas yang mempunyai satuan dan dimensi yang benar adalah besaran nomor....
A. 1 saja
B. 1 dan 2
C. 1, 2 dan 3
D. 1 dan 3
E. 2 dan 3

12) Dimensi [M][L]−1 [T]−2 menyatakan dimensi dari besaran....
A. impuls
B. energi
C. gaya
D. momentum
E. tekanan



CATATAN TAMBAHAN : VEKTOR
Soal No. 1
Diberikan dua vektor gaya yang sama besar masing-masing vektor besarnya adalah 10 N seperti gambar.
Jumlah Dua Buah Vektor
Jika sudut yang terbentuk antara kedua vektor adalah 60°, tentukan besar (nilai) resultan kedua vektor!
Pembahasan
Resultan untuk dua buah vektor yang telah diketahui sudutnya.
Rumus Resultan Dua Vektor
F1 = 10 N, F2 = 10 N, α adalah sudut antara kedua vektor (α = 60°). dan R adalah besar resultan kedua vektor.

Sehingga:
Soal No. 2
Dua vektor masing-masing F1 = 15 satuan dan F2 = 10 satuan mengapit sudut 60°.

Tentukan arah resultan kedua vektor!

Pembahasan
Tentukan besar resultan vektor :


Arah resultan adalah sudut β pada gambar di bawah:
Arah resultan

Dengan rumus sinus:


diperoleh arah resultan:
Soal No. 3
Dua buah vektor kecepatan P dan Q masing-masing besarnya 40 m/s dan 20 m/s membentuk sudut 60°.


Tentukan selisih kedua vektor tersebut!
Pembahasan
Menentukan selisih dua buah vektor yang diketahui sudutnya :
Rumus Selisih Dua Vektor

Sehingga
Soal No. 4
Dua vektor gaya masing – masing 8 N dan 4 N saling mengapit sudut 120°. Tentukan besar resultan kedua vektor tersebut!

Pembahasan
Data:
F1 = 8 N
F2 = 4 N
α = 120°
R = ........
Rumus yang sama :


Diperoleh hasil
 Catatan rumus:
cos (180° − α) = − cos α
Sehingga untuk nilai cos 120°:
cos 120° = cos (180° − 60°) = − cos 60° = − 1/2


Soal No. 5
Perhatikan gambar berikut!
 Jika satu kotak mewakili 10 Newton, tentukan resultan antara kedua vektor!
 
Pembahasan
Cari jumlah resultan pada sumbu x dan sumbu y, cukup dengan menghitung kotak dari masing-masing vektor, F1 adalah 30 ke kanan, 40 ke atas, sementara F2 adalah 50 ke kanan, 20 ke atas, kemudian masukkan rumus resultan:
Penyelesaian matematis jumlah vektor pada sumbu x dan sumbu y
 
Soal No. 6
Diberikan 3 vektor F1=10 N, F2 =25 N dan F3=15 N seperti gambar berikut.
Tentukan:
a. Resultan ketiga vektor
b. Arah resultan terhadap sumbu X
[Sin 37° = (3/5), Sin 53° = (4/5)]
[Cos 37° = (4/5), Cos 53° = (3/5)]
 
Pembahasan
a. Ikuti langkah-langkah berikut:
1. Uraikan semua vektor ke sumbu x dan sumbu y (kecuali vektor yang sudah lurus pada sumbu x atau y seperti F2). Lihat gambar di bawah!
2. Cari jumlah vektor pada sumbu x ( kanan +, kiri -)
3. Cari jumlah vektor pada sumbu y (atas +, bawah -)
4. Masukkan rumus resultan
Vektor yang dalam perhitungan selanjutnya tidak digunakan lagi karena sudah diuraikan tadi, dihapus saja, agar kelihatan lebih bersih, sisanya seperti ini:


Jumlah komponen vektor-vektor pada sumbu x dan y :
Gambar perhitungan matematis metode analitik vektor

b. Mencari sudut yang terbentuk antara resultan vektor R dengan sumbu x

tan θ = ΣFy /ΣFx 
tan θ = −7/−1 = 7
θ = arc. tan 7 = 81,87°
Soal No. 7
Ditentukan 2 vektor F yang sama besarnya. Bila perbandingan antara besar jumlah dan besar selisih kedua vektor sama dengan √3, tentukan besar sudut yang dibentuk oleh kedua vektor! (Sumber Soal : SPMB)

Pembahasan
Jumlah dan selisih kedua vektor masing-masing adalah:

Gambar rumus jumlah dan selisih dua buah vektor

Perbandingan jumlah dan selisihnya adalah √3 sehingga:



Kuadratkan ruas kiri dan kanan



Kali silang :



Soal No. 8
Sebuah perahu menyeberangi sungai yang lebarnya 180 m dan kecepatan airnya 4 m/s. Bila perahu diarahkan menyilang tegak lurus dengan kecepatan 3 m/s, tentukan panjang lintasan yang ditempuh perahu hingga sampai ke seberang sungai! (Sumber Soal : UMPTN)
Pembahasan
Asumsikan bahwa perahu bergerak lurus beraturan menempuh lintasan AD dan resultan kecepatan perahu dan air adalah 5 m/s (gunakan aturan Phytagoras). Dengan membandingkan sisi-sisi segitiga ABC dan ADE :

 
Soal No. 9
Berikut contoh soal diambil dari soal EBTANAS (UN tempo dulu, zaman kakak-kakak kita) tahun 2000.
 
Perhatikan gambar gaya-gaya di bawah ini!

 Gambar 3 buah vektor dengan sudut 60 derajad

Besar resultan ketiga gaya tersebut adalah....
A. 2,0 N
B. 2 √3 N
C. 3,0 N
D. 3 √3 N
E. 4√3 N
 
Pembahasan
"Untuk dua buah vektor dengan besar yang sama dan membentuk sudut 120o maka resultan kedua vektor besarnya akan sama dengan besar salah satu vektor"
Berikut ilustrasinya:
 Gambar dua buah vektor dengan sudut 120 derajad
Dua buah vektor dengan besar yang sama yaitu 10 N membentuk sudut 120o maka nilai resultan kedua vektor juga 10 N.
Pada soal di atas, 2 buah vektor (gaya) masing-masing 3 N membentuk sudut 120o, sehingga resultan kedua gaya juga 3 N. Resultan kedua gaya ini akan segaris dengan gaya 6 N, namun berlawanan arah. Sehingga dengan mudah soal ini bisa dijawab resultan ketiga gaya adalah 6 N dikurangi 3 N hasilnya adalah 3 N.
Soal No. 10
Diberikan 3 buah vektor :
a = 2i + 3j satuan
b = 4i + 5j satuan
c = 6i + 7j satuan
Tentukan besar resultan ketiga vektor, dan kemiringan sudut antara resultan dan sumbu X

Data:
Vektor metode analitis
 
Ilustrasinya:


12 pada sumbu x
15 pada sumbu y
Arahnya adalah sudut θ yang bisa dicari dari sin θ, cos θ maupun tan θ. Jika dicari dari tan θ maka yang dibandingkan nilai pada sumbu y dengan nilai pada sumbu x. Jika dicari dari sin θ yang dibandingkan nilai pada sumbu y dengan nilai resultan R, jika digunakan cos θ bandingkan nilai pada sumbu x dengan nilai resultan R.
 
Soal No. 11
Diberikan 3 buah vektor abc seperti gambar di bawah.

Gambar 3 buah vektor a,b c dengan arahnya

Dengan metode poligon tunjukkan :
(i) d = a + b + c
(ii) d = a + b − c
(iii) d = a − b + c
Pembahasan
Dengan metode poligon :
(i) d = a + b + c

Pembahasan vektor poligon (1)

(ii) d = a + b − c

Pembahasan vektor poligon (2)

(iii) d = a − b + c


Pembahasan vektor poligon (3)

Soal No. 12
Diberikan dua buah vektor masing-masing vektor dan besarnya adalah A = 8 satuan, B = 10 satuan. Kedua vektor ini membentuk sudut 37°. Tentukan hasil dari:
a) A⋅ B
b) A × B

Pembahasan
a) A⋅ B adalah perkalian titik (dot) antara vektor A dan vektor B
Untuk perkalian titik berlaku
A⋅ B = A B cos θ
Sehingga
A⋅ B = A B cos 37° = (8)(10)(0,8) = 64 satuan

b) A × B adalah perkalian silang (cross) vektor A dan vektor B
Untuk perkalian silang berlaku
A × B = A B sin θ
Sehingga
A × B = A B sin 37° = (8)(10)(0,6) = 48 satuan
Soal No. 13Sebuah gaya F = (2i + 3j) N melakukan usaha dengan titik tangkapnya berpindah menurut r = (4i + aj) m dan vektor i dan j berturut-turut adalah vektor satuan yang searah dengan sumbu x dan sumbu y pada koordinat kartesian. Bila usaha itu bernilai 26 J, maka nilai a sama dengan...
A. 5
B. 6
C. 7
D. 8
E. 12
Sumber: Soal UMPTN Tahun 1991

Pembahasan
Soal ini adalah soal penerapan perkalian titik (dot product ) antara vektor gaya F dan vektor perpindahan r dengan kedua vektor dalam bentuk i dan j atau vektor satuan. Besaran yang dihasilkan nantinya adalah skalar (usaha termasuk besaran skalar, hanya memiliki besar, tanpa arah). Usaha dilambangkan dengan W dari kata work.
W = F ⋅ r
26 = (2i + 3j)⋅ (4i + aj)

Cara perkalian titik dua vektor dalam bentuk i,j adalah yang i kalikan i, yang j kalikan j, hingga seperti berikut
26 = 8 + 3a
3a = 26 − 8
a = 18/3 = 6
i dan j nya jadi hilang karena i kali i atau j kali j hasilnya adalah satu.
Bagaimana cara perkalian silang dua vektor dalam bentuk i dan j ? ntar kita tambahkan,...IA
Soal No. 14
Diberikan dua buah vektor masing-masing:
A = 4i + 3j − 2k
B = 7i + 2j + 5k
Tentukan hasil dari A × B

Pembahasan
Perkalian silang, A × B
Cara pertama:
Misal :
A = (Ax i + Ay j + Az k) dan B = (Bx i + By j + Bz k)
maka :
A × B = (Ay Bz − Az Byi + (Az Bx − Ax Bzj + (Ax By − Ay Bxk
Rumus Perkalian Silang Dua Vektor (cross product ) dalam i, j, k

Data :
A = 4i + 3j − 2k
B = 7i + 2j + 5k
Ax = 4
Ay = 3
Az = − 2
Bx = 7
By = 2
Bz = 5
maka
A × B = (Ay Bz − Az Byi + (Az Bx − Ax Bzj + (Ax By − Ay Bxk
A × B = [(3)(5) − (−2)(2)] i + [(−2)(7) − (4)(5)]j + [(4)(2) − (3)(7)] k
A × B = (15 + 4)i + (−14 − 20)j + (8 − 21)k
A × B = 19 i −34 j − 13k

Cara Kedua:
A = 4i + 3j − 2k
B = 7i + 2j + 5k
Susun dua vektor di atas hingga seperti bentuk berikut:

Untuk mempermudah perkalian, tambahkan dua kolom di sebelah kanan susunan yang telah dibuat tadi hingga seperti berikut:

Beri tanda plus dan minus, ikuti contoh berikut:


Kalikan menyilang ke bawah terlebih dahulu dengan memperhatikan tanda plus minus yang telah dibuat, lanjutkan dengan menyilang ke atas,
A × B = (3)(5) i + (−2)(7) j + (4)(2)k − (7)(3)k − (2)(−2) i − (5)(4) j
A × B = 15 i −14 j + 8 k − 21k + 4 i − 20j
A × B = (15 + 4) i + (− 14 − 20) j + (8 − 21) k
A × B = 19 i − 34 j − 13 k
Syamsuardi, by syams.ardhi@gmail.com 

Minggu, 10 Agustus 2014

Tahun Pelajaran Baru 2014 - 2015 untuk bidang studi TIK SMA

Assalamu'alaikum Wr Wb.
Selamat datang dan selamat belajar kembali di kampus SMAN 1 Cikarang Utara Bekasi. Anak-anakku, saat ini kalian sudah kelas XII atau kelas 3 atau kelas terakhir atau Pra University di SMA ini. Waktu studi kalian di kelas ini HANYA berlangsung sekitar 8 atau 9 bulan terhitung mulai hari ini (11 Agustus 2014/15 Syawal 1435 H). Sekitar bulan April 2015, kamu sekalian sudah menghadapi Ujian Nasional. Yah....waktu memang begitu cepat bergerak dan TIDAK AKAN PERNAH kembali lagi. Perhatikanlah, bahwa tahun 2013, 2012, 2011, 2010, 2009, 2008 ....TIDAK AKAN pernah kembali lagi dan merupakan sejarah. Oleh karena itu, JANGANLAH lagi bersantai-santai, berleha-leha, membuang-buang waktu percuma begitu saja. Catat, masa depan studimu kalianlah yang menentukan, guru dan orangtua HANYA sebagai fasilitator. Ingat, ingat, ingat dan ingat...SIAPA YANG BERSUNGGUH-SUNGGUH IA AKAN SUKSES!!!!

Nah, mengawali pertemuan perdana bidang studi TIK di SMA, saya, pak Syamsuardi, S.Pd, S,Kom, M.Sc, menugaskan kepada kalian tentang materi desain grafis software CorelDRAW atau Photoshop (boleh pilih salah satu). Adapun aturan tugas individu tersebut adalah sebagai berikut :

(a) Tugas ini menggunakan CorelDRAW atau Photoshop (pilih salah satu) dan TIDAK BOLEH SAMA
(b) Langkah-langkah pembuatan desain grafis boleh diambil dari internet
(c) Setelah diambil di internet, lalu diedit RAPI menggunakan MS WORD lengkap dengan gambarnya
(d). Dicetak rapi di kertas HVS Quarto dan dijilid rapi serta menarik sehingga berbentuk MODUL
(e) Pelajari dan kuasai setiap langkah pembuatan grafis yang ada di modul milikmu tadi dengan baik
(f) Setelah itu, kamu akan diuji satu per satu tentang isi modul yang kamu kuasai tadi di depan kelas
(g) Modul tersebut dikumpulkan untuk dinilai dan JANGAN LUPA mencantumkan Nama dan Kelas

Demikianlah pemberitahuan ini saya sampaikan agar segera ditindaklanjuti dan JANGAN MENUNDA-NUNDA waktu yang SERBA SINGKAT ini.!!!! Jika ada yang kurang dari pemberitahuan ini, Insya Allah akan diperbaharui (update) sesuai kebutuhan demi kelancaran studi kita di kelas XII ini. 

Wassalamu'alaikum Wr. Wb. 


Senin, 24 Maret 2014

PRAKTIKUM EKONOMI AKUNTANSI XI IPS



Praktikum 1. PEMBUATAN FORMAT DAN PENGISIAN DATA JURNAL
1. Buka lembar kerja baru Excel
2. Ketik No. dan Nama Perkiraan (No.Perkiraan di sel A5 dan Nama Perkiraan di sel B5)
NO NAMA PERKIRAAN
111 Kas
112 Piutang Dagang
118 Sewa dibayar dimuka
119 Perlengkapan Jahit
124 Perlengkapan Rupa-rupa
131 Peralatan Jahit
132 Akum. Peny. Peralatan Jahit
133 Peralatan Obras
134 Akum. Peny. Peralatan Obras
135 Peralatan Lain
136 Akum. Peny. Peralatan Lain
211 Utang Gaji dan Upah
212 Utang Air dan Listrik
213 Utang Dagang
216 Utang Bank
311 Modal
313 Prive
411 Pendapatan Jahit
412 Pendapatan Obras
413 Pendapatan Lain
511 Beban Gaji dan Upah
512 Beban Upah Lembur
513 Beban Bunga
514 Beban Air dan Listrik
515 Beban Sewa Kios
516 Beban Perlengkapan jahit
521 Beban Pemeliharaan Peralatan
522 Beban Rupa-rupa
523 Beban Keamanan dan Kebersihan
531 Beban Peny. Peralatan Jahit
532 Beban Peny. Peralatan Obras
533 Beban Peny. Peralatan Lain
3. Berilah nama range dengan nama range PRK (sel A6 s.d. B37 atau lebih)
4. Gantilah nama worsheet Sheet1 menjadi PERKIRAAN di kiri bawah
5. Klik Sheet2 dan gantilah Sheet2 menjadi JURNAL
6. Pada worksheet Jurnal, buatlah kolom jurnal di sel A4 seperti berikut.

7. Copylah format jurnal tersebut hingga baris ke 70
8. Untuk pengetikan tanggal gunakan fungsi =DATE(yy;mm;dd)
9. Isilah sel E5 dengan rumus =VLOOKUP(D5,PRK,2) kemudian copylah ke bawah
10. Copy baris dari A6:G6 ke bawah seperlunya .
11. Ketiklah Nomor perkiraan di sel D5 misalnya 111, maka di kolom E5 akan muncul Kas
12. Isikan data jurnal dari Praktikum 3 ke format jurnal ini dan jumlahkan pada akhir data
13. Simpanlah hasil pekerjaan Anda dengan nama file JURNALKU



Praktikum 2 : PENGISIAN DATA JURNAL
1. Buka Sheets JURNAL
2. Gantilah format jurnal Anda menjadi seperti berikut ini :


3. Untuk membuat nama perkiraan maju 5 huruf setiap memasukkan jumlah di sebelah kredit, gantilah fungsi VLOOKUP pada kolom nama akun (kolom D) sebagai berikut :
=IF(OR(AND(F6<>"",H6=0)),VLOOKUP(F6,PRK,2),IF(OR(AND(F6<>"",G6=0)),
REPT("-",5)&VLOOKUP(F6,PRK,2),""))
4. Untuk menuliskan Format Rp pada kolom jumlah, klik judul kolom (misalnya G pada judul kolom G dan H) kemudian klik Format, Cells, Number, Custom kemudian pilih
_("$"* #.##0,00_),_("$"* (#.##0,00),_("$"* "-"?????_),_(@_) dan ganti $ dengan Rp
5. Isikan data jurnal (Praktikum 3) ke kolom jurnal (penulisan angka seperti pada kalkulator)
6. Jumlahkan pada akhir data
7. Simpan hasil pekerjaan Anda



Praktikum 3. PEMBUATAN FORMAT BUKU BESAR
1. Panggil file yang sudah Anda buat sebelumnya.
2. Bukalah 5 Sheet baru dan beri nama :
HARTA, UTANG, MODAL , PENDAPATAN , BEBAN
3. Buatlah format perkiraan buku besar (Sheet HARTA) dengan kolom TANGGAL, URAIAN, REF, DEBET, KREDIT, SALDO DEBET, SALDO KREDIT sebagai berikut :


4. Buatlah range pada sheet HARTA dari kolom A s.d. kolom H : klik judul kolom A (huruf A) tarik sampai H




Praktikum 4 : PEMBUATAN RUMUS DAN FUNGSI UNTUK PERKIRAAN BUKU BESAR
1. Perhatikan Sheet HARTA (perkiraan 111 = KAS) berikut ini
2. Masukkan fungsi berikut ini pada Sheet tersebut :




C4 =IF(H4<>"";VLOOKUP(H4;PRK;2);"")
H4 =PERKIRAAN!$B6
A6 =JURNAL!A6
B6 =IF(JURNAL!F6=HARTA!$H$4;JURNAL!B6;"")
C6 =IF(JURNAL!F6=HARTA!$H$4;JURNAL!E6;"")
D6 =IF(JURNAL!F6=HARTA!$H$4;JURNAL!$H$4;"")
E6 =IF(JURNAL!F6=HARTA!$H$4;JURNAL!G6;0)
F6 =IF(JURNAL!F6=HARTA!$H$4;JURNAL!H6;0)
G6 =IF(G5="SALDO DEBET";E6-F6;IF(LEFT(C$4;2)="AK";0;IF(OR(LEFT(H$4;1)="1";LEFT(H$4;1)="5";H$4=313);G5+E6-F6;0)))
H6 =IF(AND(H5="SALDO KREDIT");F6;IF(AND(H$4<>313)*(OR(LEFT(H$4;1)="2";LEFT(H$4;1)="3";LEFT(H$4;1)="4";LEFT(C$4;2)="AK"));H5-E6+F6;0))
3. Buatlah fungsi sebagaimana contoh tersebut pada setiap perkiraan BUKU BESAR
4. Simpan pekerjaan Anda

Praktikum 5 : FORMAT JURNAL PENYESUAIAN
B. Data lain yang diketahui pada saat akan dilakukan penutupan buku 31 Juli 1988 (data penyesuaian) sebagai berikut :
*Upah jahit atas pekerjaan yang diselesaikan tetapi belum dibayar berjumlah Rp 94.000,00
*Sewa kios yang telah dibayar tanggal 1 Juli 1998 untuk masa 1 tahun
* Sisa perlengkapan jahit yang belum terpakai sampai 31Juli 1998 sebesar Rp 256.000,00
*Penyusutan atas peralatan diperhitungkan 5%
*Biaya dan listrik yang belum dibayar untuk bulan Juli 1988 sebesar Rp 260.000,00
*Upah 5 orang karyawan yang belum dibayar diperhitungkan selama 4 hari = Rp 40.000,00

C. Hasil yang diharapkan :
1 Jurnal Umum
2 Buku Besar (Ledger)
3 Neraca Saldo
4 Ayat Jurnal Penyesuaian (AJP)
5 Neraca Lajur
6 Laporan Keuangan (Neraca, Lap.Laba/Rugi, Lap. Perubahan Modal)

D. Instruksi :
1. Catat transaksi di atas kedalam Jurnal berikut nomor perkiraannya (di kertas)
2. Panggil file JURNAL
3. Masukkan data Jurnal, dengan cara menulis nomor perkiraannya pada kolom REF
4. Jumlahkan Debet dan Kreditnya dengan fungsi =SUM
Catatan :
1. Untuk sementara data Penyesuaian tidak perlu dikerjakan
2. Untuk dapat membuat BUKU BESAR (Ledger) dan NERACA SALSO (Ledger) Anda harus mempelajari terlebih dahulu tentang DATA QUERY
3. Agar proses penyelesaian Komputer Akuntansi dengan cepat, pelajari MAKRO EXCEL
6. Simpan pekerjaan Anda